Wednesday, March 9, 2011
Lelaki
Sunday, March 6, 2011
Being yourself
Right, so what it is exactly that I'm going to talk about? It's about being yourself. It's about having your own vision of what you'll do, what you'll become, and what you should become. First of all, in Islam, there's a complete guide of how to be a good person. There has also been a role model for all of us to follow, that is Rasulullah s.a.w. So, there should not be any complaint of not having someone to follow, or someone as a guidance. Sadly, a lot of teenagers nowadays have a tendency to follow a 'not so good' role model, such as artists, singers, corrupted politicians,etc. Worse enough, if they know that it is wrong, but didn't want to change. Now, it is not all wrong to follow someone who is other than our prophet, but of course, be wise on your choice.
For me, it can be said that the problem that occurs in our teenagers (including me) is the fact that we easily influenced by other people. For example, smoking which has been a real problem to our teenagers usually came to them because of the influence of other people. So are some other problems. Our learning sometimes also influenced by our surroundings (our friends). By learning, I mean learning other things than in our studies (for example : music, games, politics). If you have a friend that is playing guitar everydays as your roommate, then it is not surprising, one day, that you want to learn to play guitar as well, right? Ok, this is not so bad. But, let's say that it is something that is bad. I don't know what, but you just imagine. Whatever it is, we'll have a tendency to try follow what they are doing (especially if it is interesting, even if it's wrong). Of course, this doesn't apply to everyone. It depends on how well, or how strong you are as yourself.
So, why is exactly we behave like that? Are there something that cause us to have the feeling of wanted to be like someone else ? Why is it so hard for us to resist it ? Well, one of the reason is maybe because we want to have the sense of belonging. We always assume that if we want to belong to a group, we need to be like the group. You want to be friend with musicians, you need to be musicians. If you want to be friend with intellectuals, you need to be someone intellectual, isn't it? But, sometimes, (teenagers particularly) misunderstood this concept by thinking that if they want to be friends with a group of people which is corrupted, then you need to be corrupted as them as well. But of course, the correct thing to do is not to befriend them at all. Or if you want to befriend them, make sure that you are the one to change them to a much better state. You need to realise which is right, and which is wrong. You need to know that while it is fun to be appreciated by a lot of people, but it is not so fun to do wrong things just for the sake of having someone to respect you. Wait, it's fun, but it's wrong. You need to seperate between doing something fun, and doing something right. Most of the times, things which is fun for you, doesn't necessarily is the right thing. That's why in Islam, there is a complete guide of what to do, and what not to do. The problem occurs when we start to break these guides. We tried to deny some of the rules, just because we feel it is not applicable anymore nowadays. But just remember this fact, the rules of Islam is valid and suitable for the rest of the existence of the human being.
So, how to tackle this problem? First, be yourself, I mean really, just be yourself. Strengthen the 'iman' in yourself, and you can face the world with less problems. Treat everyone equally, just like Rasulullah s.a.w taught us. Be it your friends, or your enemy. And do not afraid, or shy of being someone which is doing the right thing. A lot of us thinks too much of the perspective of others about us. Believe me, if we do good deeds, there'll be people who looks at it as if we've done the wrong things. Its normal. It even happened to Rasulullah s.a.w. But of course, if u know that you are right, why bother ? And be brave to not to do the wrong things, even if you are surrounded by it. I can understand that sometimes it is not our intention to so something bad, but when we are surrounded by it, it's really hard to avoid, right ? So, just believe in yourself, and ask for protection from Allah s.w.t. Try to be an agent of change. If your roommates are doing something which is totally wrong, try advising them. If can't, just avoid doing the bad things together with them. Pray that Allah will give them 'hidayah' so that they will stop doing those things. Oh yeah, one more thing, don't be afraid of being isolated. Sometimes, you'll feel like that. But rest assured that Allah is always with those who fight, and sacrifice themself for Islam~
Wednesday, March 2, 2011
Update yang tak seberapa...
![]() |
| Workstation aku yang sangat bersepah...haha..~ |
Tatkala semua orang dalam bilik aku ni sibuk menyiapkan kerja sekolah, aku pula secara diam-diam sedang menggunakan laptop rakanku untuk meng'update' blog ini..Hmm, lama jugak blog ni tak diisi dengan entry baru. Dah 2 bulan kot ketiadaan post baru. Kali terakhir ialah pada bulan Januari dulu, kan? Ok2, sejujurnya aku takde banyak sangat idea, atau aku ada idea, tapi susah nak terjemahkan dalam bentuk penulisan. Maka dengan masa yang agak sedikit ini, ingin jugalah aku menulis beberapa patah perkataan (dan jugak sempena blog aku bertambah satu lagi follower..hahaha..~)
Sebenarnya tak tau nak cakap pasal apa, tapi tulis jugaklah something...ok,pernah dengar tak ayat2 sebegini:
"Ala, die tu buat2 baik jer..."ataupun...
"Die tu nampak je baik, tapi perangai buruk gak...."dan....
"Ala, nasihat2 orang, die pun same gak..."
Rasanya ramai yang pernah cakap macam ni kan? Kalau tak cakap pun, mungkin terfikir. Betul tak ? Jangan risau, ini memang normal dalam kalangan manusia. Kita memang ada tendency untuk buruk sangka terhadap seseorang. Ini salah satu defense mechanism secara psikologi dalam diri kita (agaknya ar, ni teori aku jer). Tapi, banyak orang yang terlalu buruk sangka sampai orang nak nasihat dia pun dia tak nak dengar dah. Ingin saya ingatkan disini bahawa orang2 yang baik sememangnya tidaklah sempurna. Dan memang kadangkala ada orang yang bagi nasihat, tapi dia sendiri tak mengamalkan apa yang dinasihatinya. Tapi, ini bukan alasan untuk kita meng'ignore' habis apa yang dinasihatkan oleh orang itu. Ingat, kalau nak tunggu orang yang betul2 baik dan sempurna nak menasihati kita, memang takkan terima nasihat orang sampai bila2. Ye tak?
Jadi, ingin saya menasihati, terutamanya kepada diri saya sendiri, supaya sentiasa bersangka baik dengan orang lain, terutamanya kalau dia memberi nasihat yang baik dan berguna untuk diri kita. Lebih2 lagi kalau nasihat yang berkaitan dengan agama. Tapi, sayangnya, selalunya benda2 tak berfaedah yang orang selalu ikut, tapi benda2 baik pulak orang pandang serong jer (tapi tak semua orang macam ni). Pastu, ada pulak yang taknak terima tu ok lagi, tapi ada pulak siap menghina atau mencaci orang yang bagi nasihat tu. Ada ke patut ? Ingat, kita ni tak sempurna. Sedangkan pemimpin pun perlukan orang untuk nasihat dia, apatah lagi kita yang orang biasa ni. Jangan rasakan diri kita sudah cukup bagus. Ada sebab orang bagi nasihat kat kita. Itu menunjukkan orang masih sayang dekat kita. Kalau ustaz2 nasihat kat kita, itu tandanya dia sayangkan kita, dan tak nak tengok kita menderita di alam selepas ini. Kalau ibubapa bagi nasihat, itu sebab mereka memang lebih berpengalaman dan tahu apa yang terbaik untuk kita. Dan sebab mereka memang sayang pada kita. Kalau kawan2 nasihat kita, itu maknanya kelemahan kita mungkin terlalu jelas dan perlu diperbaiki. Cuba kurangkan ego dalam diri kita, dan terima nasihat orang. Ingat, walaupun budak kecil yang menasihati kita, jika apa yang dikatakannya betul, kita patut menerima nasihatnya itu. Jangan terlalu cepat men'judge' orang lain. Kehidupan akan menjadi semakin indah kalau kita sentiasa menasihati dan saling ingat-mengingati. Dan lebih indah lagi kalau kita mendengar dan menerima nasihat tersebut.
Wallahualam..~103. Al-’Asr
Demi Masa! (1)
Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian -(2)
Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, dan mereka pula berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan sabar.(3)
(nak sambung buat kerja..banyak lagi yang tertangguh..huhu..~)
Saturday, January 1, 2011
2011
Eh, dah tahun 2011..? Sedar tak sedar, dah setahun lagi berlalu. Rasa macam baru semalam jer habis SPM, dapat result, masuk U, dan lain-lain lagi. Lepas ni, semua akan menjadi semakin mencabar. Cakap pasal tahun baru, mesti ramai yang mengaitkannya dengan azam tahun baru. Azam aku ? Haha…banyak sebenarnye. Setiap hari aku ada azam yang baru, atau pun azam yang memang dah lama tapi tak tercapai2 jgak….
Pertama, aku teramat teringin dan berharap dapat mengurangkan jisim ak..haha…kebelakangan ini perkara ini sangat menghantui aku…aku berazam untuk melebihkan output daripada input dan mengurangkan apa yang patut…sangat mencabar, tapi aku akan berusaha bersungguh2..~
Kedua, lebih banyak masa untuk belajar. Selalunya, banyak masa aku diperuntukkan untuk rehat dan tidur. Oleh itu, perubahan akan dilakukan dalam jadual harian aku untuk memastikan aku mendapat masa yang optimum untuk belajar, selain tidak melupakan waktu rehat dan bermain.
Lagi? Hmm..rasanya dua tu jer yang paling utama. Ada banyak lagi yang lain, tapi kalau nak cerita semua memang tak mampu ar..haha…~Ok, hopefully tahun ini akan menjadi lebih baik daripada tahun lepas..!!~
Thursday, December 30, 2010
Menara Eiffel
Apabila disebut tentang negara Perancis, apa perkara yang pertama terlintas dalam fikiran kita? Pasti ramai yang akan menyebut, “Eiffel tower!”. Ya, salah sebuah menara yang paling popular di dunia, menjadi ikon negara Perancis sejak ianya mula dibina hinggalah sekarang. Tetapi, apakah yang diketahui oleh orang ramai tentang menara ini? Mengapakah menara ini dibina? Siapakah yang mula-mula mendapat idea untuk mencipta menara sebegini? Bilakah pembinaan mula dijalankan? Baiklah,sebenarnya ini merupakan satu ‘review’ sebuah novel yang sangat menarik, yang menceritakan tentang sejarah pembinaan dan peristiwa-peristiwa di sebalik Menara Eiffel.
Buku bertajuk ‘Eiffel’s Tower and the World’s Fair, where Buffalo Bill beguiled Paris, the artists quarreled and Thomas Edison become a Count’. Ditulis oleh Jill Jones, seorang penulis yang popular dengan novel yang berunsurkan sejarah dan diceritakan dalam bentuk yang mudah difahami dan menarik
